5 Kesalahan Orangtua dalam Pengasuhan Anak yang Harus Dihindari – part 1

  1. NONACERIA.COM – Anak anda suka menyimpan rahasia dan cenderung tertutup kepada orangtuanya sendiri? Hmm.. itu artinya saat bagi anda para orangtua untuk mengurangi hingga habis sikap terlalu emosional anda. Mungkin di rumah, anda terlalu sering marah hanya karena anak tidak menuruti apa yang anda katakan, atau si kecil tidak melakukan pr sekolahnya. Banyak sekali hal-hal yang buah hati lakukan menjadi sumber kemarahan anda. Lama-kelamaan, tidak hanya menjauh, sang anak juga pasti enggan menceritakan apapun yang ada dikehidupannya kepada anda.

 

  1. Namun apabila seorang anak yang memiliki sifat emosional, itu menandakan jika dia kekurangan kasih sayang. Bisa jadi anda terlalu sibuk dengan urusan pekerjaan sehingga anda lupa dengan sang buah hati yang merindukan kebersamaan. Ini adalah yang sering sekali terjadi jika orangtua terlalu sibuk dengan dunianya dan lupa dengan tanggungjawab mereka pada anak. Jika dibiarkan, anak akan terbiasa hidup tanpa anda. Akibatnya? Jika anda tua, kemungkinan besar mereka juga tidak merasa penting untuk mengurus atau bahkan hanya menjenguk orangtuanya sesekali. Menyakitkan sekali ya..

 

  1. Pernahkah anda menyadari bahwa anak anda ini terlalu sering merasa iri dan cemburu kepada seseorang, suatu hal atau benda? Hati-hati bunda dan ayah.. Itu menandakan bahwa anda sering sekali membandingkan anak anda dengan orang lain. Mungkin anda merasa bahwa anak anda kok tidak sepintar anak tetangga, atau tidak serajin anak-anak yang lain, lalu anda mulai membandingkan setiap hal yang dimilikinya dengan hal yang orang lain punya. Bunda, setiap anak memiliki potensinya masing-masing. Jangan pernah membandingkan dia dengan siapapun jua. Setiap anak adalah berlian yang belum berkilau, tigas orangtualah untuk mengasahnya hingga terlihat kilaunya.

 

  1. Kali ini kita akan membahas anak-anak yang menunjukkan sikap terlalu pemalu dan penuh dengan keragu-raguan. Barangkali itu karena anda sering mencoba untuk membantunya melakukan sesuatu yang dia merasa tidak mampu. Membantu memang tidak ada salahnya tetapi ada porsinya ya.. Cukup bimbing dia di awal saja, lalu perlahan-lahan lepaskan dan tanamkan pada dirinya bahwa dia bisa melakukannya tanpa bantuan orang lain. Lambat laun, kepercayaan diri akan timbul pada diri anak, dan dia merasa bahwa dirinya mampu. Hal ini tentu sungguh penting untuk tumbuh kembang sang anak ketika menjadi seorang dewasa kelak yang harus bergantung semua hal pada dirinya sendiri.

 

  1. Ini adalah tentang seorang anak yang tidak menghargai orang lain. Jangan buru-buru menyalahkannya. Bisa jadi itu adalah akibat dari didikan anda yang harus dibenahi. Anak yang sering mengejek atau merendahkan orang lain adalah akibat dari didikan orangtua yang suka memerintah apa yang harus dilakukan sang anak tanpa menjelaskan betapa pentingnya menjaga perasaan orang lain. Maka perintah pun harus disampaikan dengan lembut dan perhatikan isi penjelasan anda. Apakah anda menjelaskan kenapa dia harus melakukan ini dan itu? Jika belum, anda harus menjelaskannya. Contoh, jika anda menginginkan anak anda untuk membersihkan rumah, katakan pula bahwa rumah yang bersih adalah sumber kebahagiaan dan kesehatan bagi anggota keluarga, sehingga itu penting untuk menjaga rumah tetap bersih.
Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *