4 Efek Samping Diet Cuka Sari Apel

NONACERIA.COM – Kini manusia semakin mencari-cari bahan makanan apa yang dapat dijadikan pengganti makanan pokok untuk tujuan menurunkan berat badan dalam waktu yang singkat. Tentu oke saja jika cuka apel dijadikan pengganti makan makanan kaleng yang mengandung banyak pengawet dan terbukti lebih tidak sehat daripada cuka apel. Selain itu bahan makanan hasil fermentasi seperti cuka apel ini dapat meningkatkan jumlah bakteri baik ada usus yang dapat melancarkan perncernaan. Namun apakah Anda tahu jika cuka apel yang termasuk makanan hasil fermentasi ini juga memiliki 5 efek negatif? Yuk simak jawabannya berikut ini.

 

  1. Sistem kekebalan tubuh menurun

Banyak orang mengatakan bahwa probiotik dan bakteri usus yang sehat diterjemahkan sebagai sistem kekebalan tubuh yang kuat. Cuka sari apel adalah cairan yang difermentasi, dan fermentasi memiliki sifat probiotik, sehingga bisa menjadi penguat kekebalan, itulah dasar dari pernyataan diatas. Tapi apakah selalu seperti itu? Bisa jadi tidak. Makanan yang difermentasi dapat membantu meningkatkan bakteri baik di usus Anda, katanya, dan beberapa bakteri baik memang datang dalam basis cuka. Tetapi cuka itu sendiri mungkin tidak akan bersifat probiotik yang Anda perlukan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda. Faktanya, jika Anda terlalu berlebihan dalam mengonsumsi cuka sari apel, sistem kekebalan tubuh Anda akan menurun dan ada kemungkinan Anda akan terjangkiti penyakit maag karena terlalu banyaknya asam yang terkandung dalam lambung dan tidak disertai gizi sehat.

 

  1. Merasa lemas

Dengan risiko yang sudah dijelaskan dengan gamblang di awal, sari cuka apel juga dapat mengurangi fungsi kerja kalori dalam tubuh Anda sehingga Anda merasa lebih lemas dari biasanya. Pakar kesehatan menyarankan untuk menggabungkan cuka sari apel dengan bahan makanan lain seperti sayuran dan daging. Dengan begitu, tubuh Anda akan mendapatkan bahan bakar yang dibutuhkan.

 

BACA JUGA
TIPS MILIKI HUBUNGAN ASMARA YANG SEHAT
MENGHILANGKAN MATA MINUS DALAM 1 BULAN

 

  1. Turun berat badan sementara

Di awal masa konsumsi Anda akan merasakan perubahan penurunan berat badan yang signifikan tetapi ini tidak akan bertahan lama karena faktanya, diet dengan konsumsi cuka apel akan memperlambat metabolisme tubuh sehingga kemungkinan untuk turun berat badan di masa depan menjadi lebih kecil. Lebih baik perbanyak konsumsi air putih daripada cuka apel selama proses penurunan BB.

 

  1. Nafsu makan meningkat

Awal konsumsi cuka apel akan dengan jelas mengurangi rasa lapar Anda, namun apakah Anda tidak melihat hal ini sebagai hal yang berbahaya? Karena jika Anda meneruskan konsumsi cuka apel dalam jangka waktu yang panjang, nafsu makan Anda akan bereaksi sebaliknya, yaitu meningkat. Intinya jangan bergantung 100% pada cuka apel karena pada dasarnya cuka apel digunakan untuk menambah citarasa sebuah makanan tanpa menambah kalori didalamnya dibandingkan dengan menambahkan saus atau mayonaise.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *